PSBB Transisi, Jakarta Masih Pimpin Kasus Covid-19.

Jakarta saat ini masih menjadi daerah dengan penambahan kasus positif covid-19 tertinggi di Indonesia. Bahkan jika secara kumulatif, Jakarta tetap menjadi pemimpinnya. Jumlah kumulatif sempat didominasi oleh Jawa Timur sejak 26 Juni 2020, ketika itu total kasus positif di Jawa Timur berjumlah 10.901 orang dan Jakarta pada urutan kedua, yaitu 10.796 kasus positif.

Tetapi sejak 7 Agustus 2020, angka kumulatif dari kasus covid-19 kembali menyalip kasus di Jawa Timut. Jumlahnya mencapai 24.601 dan selama dua hari berturut Jakarta terus mengukir rekor penambahan kasus baru positif.

Penambahan kasus positif ini terjadi karena saat ini Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengaku sedang gencar melakukan pemeriksaan spesimen dan pelacakan kontak. Mereka menerapkan strategi yang sama dengan pemerintah tingkat pusat. Begitu terdapat kasus positif yang dilaporkan oleh pihak rumah sakit, maka akan langsung diadakan pemeriksaan kepada masyarakat yang ada di lingkungan sekitarnya. Kalau pemerikasaan di Jawa Timur diperbanyak, kemungkinan juga peningkatan kasus positif akan terjadi.  

Pihak Pakar Epidemiologi dari Universitas Indonesia, Tri Yunis Miko Wahyono, menyayangkan PSBB yang sedang dilakukan di Jakarta saat ini yang tampaknya tidak memiliki kebijakan pasti yang diterapkan. Karena ada pembatasan dan juga pelonggaran sosial di dalam waktu sama. Diharapkan kalau kualitas dari PSBB bisa menjadi lebih baik nantinya.

Tetapi menurut Tri, tidak selalu harus melakukan PSBB di skala yang besar. Bisa juga dengan menggunakan leve yang kecil agar kontrol serta pengawasan menjadi lebih maksimal. Selain itu PSBB dianggap sudah gagal menekan penularan birus corona, karena pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah dinilai lemah.

Dibuktikan dengan banyaknya klaster penularan covid-19 pada sektor yang kembali dibuka di masa PSBB transisi, seperti perkantora dan transportasi massal. Pengawasan protokol kesehatan pada sektor tersebut dirasa belum maksimal.

Selain itu kebijakan pembatasan kendaraan bermotor dengan menggunakan sistem ganjil genap malah memunculkan klaster baru pada transportasi publik. Seperti belum lama ini yang di mana ganjil genap kembali diberlakukan, membuat sejumlah stasiun semakin ramai akan pengguna.

Seharusya pemerintah dapat lebih meningkatkan pengawasan dan evaluasi mengenai penerapan aturan untuk bisa memutus penyebaran virus corona pada semua sektor. Tetapi kita juga harus apresiasi usaha Pemprov DKI Jakarta yang menutup perkantoran yang terpapar covid-19.

Ada yang mengatakan kalau upaya pemerintah di dalam pelonggalan PSBB untuk bisa kembali meningkatkan pertumbuhan ekonomi tidak diikuti dengan kesadaran masyarakat mengenai  pentingnya penerapan protokol kesehatan di pencegahan covid-19.

Jangan salahkan masyarakat kalangan bawah, karena bahkan kalangan atas yang seharusnya bisa lebih memahami keadaan, malah mereka terkadang tidak terlalu ketat dalam menjalankan protokol kesehatannya. Seperti menaiki sepeda ramai – ramai, mengobrol tanpa masker, dan saat ini semakin sering kita melihat orang yang dengan santainya berjalan tanpa menggunakan masker.

Sebenarnya regulasi yang dilakukan oleh pemerintah sudah baik untuk bisa menekankan angka penyebaran virus corona, tetapi implementasinya dirasa belumlah maksimal. Selain itu pendekatan secara hukum seharusnya bisa lebih dikedepankan untuk mendisiplinkan masyarakat agar bisa semakin mengedepankan protokol kesehatan.

Pendekatan hukum jika tidak diikuti dengan peningkatan kesadaran hanya akan membuat masyrakat kejar – kejaran dengan para petugas. Mereka hanya akan menerapkannya ketika sedang ada petugas, tetapi saat petugas tidak ada, mereka akan kembali tidak menerapkannya. Sebabnya, penting untuk bisa meningkatkan kesadaran masyarakat.

Nah dalam menghabiskan waktu dalam PSBB dan PPKM yang masih diberlakukan oleh pemerintah pusat dan DKI Jakarta, maka kamu bisa sambil memainkan permainan Slot Online secara gratis di situs https://www.woodfordschools.org/ dan terlebih lagi kamu bisa menjual chipnya untuk mendapatkan uang lho.

Berita Motivasi Warga Indonesia Velycia Meidiana Sukses Berbisnis Di Korea Selatan

Berita Motivasi Warga Indonesia Velycia Meidiana Sukses Berbisnis Di Korea Selatan

Berita Motivasi Warga Indonesia atau Selebgram asal indonesia yang bernama Velycia Meidiana kini sedang populer di internet. Terutama di kalangan para Pecinta Korea atau Kpop fans. Wanita yang akrab disapa Vely ini diketahui sebagai salah satu lulusan universitas bergengsi di Negeri Gingseng (korea selatan), lalu sempat bekerja di sebuah perusahaan Korea juga hingga tampil bareng sederet artis ternama korea di acara tv.

Bukan hanya itu saja, Vely juga punya berbagai cerita menarik lain yang mana berhasil membuat banyak netizen Indonesia termotivasi bukan main. Siapa sebenarnya sosok Velycia Meidiana ini? Berikut beberapa informasinya.

Berita Motivasi Warga Indonesia, Info Tentang Velycia Meidiana

Tampil di TV Nasional Bareng Artis K-Pop

Berita Motivasi Warga Indonesia Velycia Meidiana Sukses Berbisnis Di Korea Selatan

Sesudah berhasil lulus kuliah, Vely yang suka menonton drama korea atau k drama sejak duduk di bangku SMP ini sempat bekerja di perusahaan Korea dam sempat tampil sebagai presenter untuk wawancara dengan artis top Korea seperti Siwon, NCT dan SuperM dan lain sebagainya. Dari fakta ini saja, banyak warga Indonesia yang dibuat kagum.

Mahasiswi S2 di Universitas Bergengsi di Korea

Berita Motivasi Warga Indonesia

Velycia juga adalah seorang gadis kelahiran dari kota Bandar Lampung, 1 Mei tahun 1996. Saat ini sudah berusia baru 25 tahun. Ia merupakan lulusan S1 jurusan Clothing and Textile dari Yonsei University, sebuah tempat kuliah yang sangat bergengsi di Korea Selatan. Kini Ia menempuh jenjang pendidikan S2 di kampus yang sama dengan jurusan International Trade, Finance & Management.

Memiliki Bisnis Kecantikan dan Pariwisata di Korea Selatan

Bisnis Kecantikan

Walaupun vely masih kuliah, dia juga sanggup menjalankan bisnis di bidang kecantikan dan pariwisata di Korea Selatan. Bisnis yang ia geluti terbilang cukup sukses mengingat usianya yang sangat lah mudah di banding umur pembisnis pada umumnya. Bisnis pariwisata Vely membantu orang Indonesia yang ingin berkunjung ke Korea selatan. Terdapat berbagai Paket wisata dari mulai paket tour Backpacker bersama mahasiswa Indonesia yang tinggal di Korea, sampai dengan paket tour All in. Bukan hanya itu saja vely juga memiliki bisnis kecantikannya, yang mana dia mengenalkan produk kecantikan Korea seperti hair product, body and face product dengan kualitas premium dengan harga yang relatif murah di kantong anak muda atau pelajar pastinya.

Kronologi Penangkapan 11 Penagih Utang

Kronologi Penangkapan 11 Penagih Utang

Polres Metro Jakarta Utara membekuk dan menangkap 11 orang penagih utang yang mengadang serta berupaya merampas mobil berisi orang sakit yang dikemudikan anggota Babinsa, di dekat Tol Koja Barat, Jakarta Utara. Tindakan mereka dinilai ilegal dan melanggar pidana. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus menjelaskan kronologi penangkapan mereka.

Sudah ada 11 orang yang kita amankan. Sebelas orang dan perannya masing-masing yang sekarang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus.

Ini Kronologi Penangkapan 11 Penagih Utang Hendak Rampas Mobil Berisi Orang Sakit

Para pelaku yang diamankan berinisial Y, JAD, JT, AM, HHL, HEL, HRL, GL, GYT, DS dan PA. Mereka disebut ditangkap sekitar pukul 15.00 WIB, Minggu (9 Mei 2021) kemarin.

Dikatakan Yusri, peristiwa pengadangan dan upaya perampasan mobil itu terjadi, di Pintu Masuk Tol Koja Barat, Jakarta Utara, sekitar pukul 14.00 WIB, Kamis (6 Mei 2021) kemarin.

“Sebanyak 11 orang sudah kita periksa termasuk saksi-saksi, memang benar pada waktu itu anggota Babinsa berdasarkan hasil keterangannya menyampaikan bahwa pada saat itu dia berupaya untuk membantu ada satu keluarga di dalam mobil yang kondisinya diduga sakit,” ungkapnya.

Kronologi Penangkapan 11 Penagih Utang

Yusri menyampaikan, pada mulanya ada keributan di kediaman korban, kemudian anggota Babinsa Semper Timur Kodim 0502/Jakut Serda Nurhadi ditelepon sekuriti dan berupaya membantu mengemudikan kendaraan untuk mengantar salah satu anggota keluarga korban yang diduga sakit.

“Dia memang cuma mau membawa kendaraan tersebut untuk mengantar keluarga yang diduga sakit. Namun yang terjadi dikejar oleh beberapa orang sampai dengan Pintu Tol Koja Barat, terjadi sedikit keributan lagi, sehingga dibawa masuk ke Polres,” katanya.

Menurut Yusri, 11 orang ini mengaku sebagai debt collector atau biasa disebut mata elang. “Ini memang yang bikin resah di masyarakat. Masyarakat juga sering melaporkan adanya penarikan paksa baik itu di jalan atau pun di rumah oleh beberapa orang yang mengaku debt collector, yang mendapat kuasa dari perusahaan finance,” katanya.

Yusri menerangkan, ada empat aturan debt collector finance pertama harus mengantongi surat kuasa, kedua jaminan fidusia, ketiga surat peringatan, dan harus ada tanda pengenal. Terkait kasus ini, pihak perusahaan pembiayaan menyerahkan kuasa kepada PT ACK. Kemudian seharusnya PT ACK menunjuk orang yang sudah memiliki sertifikat profesi pembiayaan Indonesia (SPPI), namun ternyata malah memerintahkan para pelaku.

Dari PT ACK ini harus menunjuk seseorang yang memang memiliki SPPI untuk bisa menarik kendaraan tersebut, dan itu mekanisme yang sah. Tetapi terhadap permasalahan ini, surat kuasa diberikan oleh perusahaan finance kepada PT ACK, tapi PT ACK tidak menunjuk orangnya. Dia menunjuk orang-orang ini tanpa ada surat resmi. Walaupun surat kuasa ada, tetapi tidak memiliki keahlian atau dasar SPPI tidak ada. Itu namanya ilegal,” jelasnya.

Modus pelaku, kata Yusri, biasanya memiliki aplikasi di handphone, nongkrong di pinggir jalan, kemudian memantau kendaraan yang menunggak.

“Pelat nomor B sekian-sekian sudah menunggak sekian bulan, itu dilaporkan kepada pihak perusahaan finance. Eh ini ada mobil lewat sini, kemudian dia bergerak, sistemnya kayak preman-preman di jalan. Imbauan kepada masyarakat, apabila menemukan hal seperti itu segera lapor polisi. Itu sudah melanggar pidana namanya. Perampasan, pencurian, itu bisa kita laporkan unsur-unsur itu,” katanya.

Akibat perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 335 ayat (1) KUHP dan Pasal 365 KUHP juncto Pasal 53 KUHP, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

TERUNGKAP! PELAKU PEMBUNUHAN UTAMA PENGUSAHA PELAUYARAN DI RUKO ROYAL GADING SQUARE!

Pada Jum’at lalu, tepatnya di tanggal 21 Agustus 2020, akhirnya tersangka yang terlibat pada pembunuhan ini berhasil tertangkap. Ada 12 orang yang menjadi tersangka pada kasus ini.

Siapa yang menyangka kalau kasus ini terungkap karena terdapat salah satu tersangka yang berpura-pura kesurupan. Yang berpura-pura kesurupan tersebut merupakan pelaku utama dari kasus ini.

Orang tersebut adalah NL, seorang karyawati dari korban, Sugianto. Ini dikatakan oleh Kasar Reskrim Polres Metreo Jakarta Utara, Kompol Wirdhanto Hadicaksono.

Pada kasus ini NL ditetapkan sebagai otak dari pembunuhan yang terjadi di Ruko Royal Gading Square. Selama proses penyelidikan, NL melakukan pura-pura kesurupan selama 2 kali. Ia berpura-pura kesurupan pertama kali pada saat ia dimintai keterangan perihal pembunuhan ini beberapa hari sebelumnya. Ketika itu ia berpura-pura sedang dimasuki arwah Sugianto.

Saat berpura-pura itu dua menyebutkan kalau pembunuhan ini karena adanya persaingan bisnis. Polisi mengatakan saat pemeriksaan ia mengarahkan pada satu motif, persaingan bisnis.

“Jadi kesurupan arwah korban dan menyampaikan bahwa ini adalah pelakunya adalah masalah persaingan bisnis,” Kata Kompol Wirdhanto Hadicaksono.

Setelah itu, NL kembali melakukan aksi pura-pura kesurupan saat dia menghadiri pemakaman korban, Sugianto, di hari Minggu 16 Agustus 2020 lalu. Wirdhanto mengatakan kalau NL juga menyebutkan perihal motif pembunuhan ini, yaitu motif persaingan bisnis. Ia mengulangi lagi hal tersebut sambil berpura-pura kesurupan.

Karena gelagat aneh yang dilakukan oleh NL ini, akhirnya polisi melakukan tindak lanjut pada NL. Selain itu, polisi curiga karena setiap dilakukan pemeriksaan, NL selalu memberikan keterangan yang berubah-ubah. Tentunya ini sangat menimbulkan banyak kecurigaan.

Akhirnya polisi memutuskan untuk melibatkan ahli poligraf untuk bisa melakukan uji kebohongan pada NL. Ini dilakukan untuk mengetahui apakah NL memang benar-benar berbohong atau tidak.

Setelah dilakukan tes poligraf, ternyata terbukti kalau NL mengatakan hal yang berbohong. Ini berdasarkan dengan deception dari hasil ahli poligraf. Karena hasil ini, akhirnya polisi melakukan lanjutan pemeriksaan pada NL.

Setelah ditindaklanjuti, akhirnya NL mengakui perbuatannya. Ia mengaku menjadi otak terhadap pembunuhan yang dilakukan pada Sugianto. NL mengatakan kalau ia geram dengan perilaku Sugianto yang kerap kali melakukan pelecehan verbal kepada dirinya dan suka meminta berhubungan badan. Itu membuat NL merencanakan pembunuhan kepada atasannya tersebut.

Namun, polisi masih terus mencari motif lain dari pembunuhan ini selain motif sakit hati. Selain itu, polisi juga mendapat alat bukti kepada terkait dugaan kalau NL melakukan penggelapan pajak. Bukti permasalahan pajak ini semakin diperkuat dengan pengakuan para karyawan yang mengatakan kalau NL merupakan satu-satunya orang yang mengurus masalah perpajakan di perusahaan korban.

Selain NL, terdapat 11 tersangka lain yang juga menjadi tersangka pada kasus ini, yaitu R atau MM (suami sirih dari NL), DM (pelaku penembakan), dan tersangka lain SY, S, MR ,AJ, DW, R, RS, TH, dan SP.

Mereka ditangkap di tempat berbeda, 8 orang tertangkap di Lampung, 1 orang di Cibubur, dan 2 orang lainnya di Surabaya.

Sebelumnya, terjadi penembakan misterius dengan korban Sugianto (51), seorang pemilik bisnis pelayaran. Ia ditembak ketika hendak pulang ke rumah untuk makan siang, karena itu merupakan kebiasaannya untuk makan di rumah.

Kini Sugianto sudah dimakamkan di San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat.

Virus Corona Mutasi Menular? Bagaimana dengan Vaksin?

Otoritas Kesehatan Negeri Jiran, Malaysia, mengidentiifikasi terdapat strain baru virus corona yang bernama D614G. Deputy General of Health Malaysia Moor Hisham Abdullah mengatakan kalau virus baru SARS-CoV-2 sepuluh kali lebih menular kalau dibandingkan dengan yang lainnya.

Ini ditemukan di Malaysia saat seorang pria yang kembali dari India dan melanggar aturan isolasi mandiri. Ia menularkan virus tersebut setidaknya pada 45 orang lain. Hasil penanganan 45 kasus memberikan petunjuk kalau setidaknya terdapat 3 sampel yang menunjukan kandungan COVID-19 yang bemutasi dan menjadi semakin parah.

Temuan ini seakan menunjukkan kemungkinan kalau vaksin yang saat ini tengah dikembangkan tidak akan efektif pada strain baru itu. Strain dari virus D416G ini juga disebut dengan mutasi “G”. Selain itu strain ini juga merupakan variasi strain Virus corona baru.

Virus Corona baru sudah bermutasi beberapa kali dan setidaknya terdapat 6 strain dari virus Corona asli yang menyebabkan pandemi ini terjadi.

Mutasi ini juga tidak hanya ditemukan di Malaysia, tetapi juga terdeteksi ada di Filipina. Genome Center Filipine di Quezon City menemukan kalau mutasi Virus itu berada jumlah kecil di positif baru.

Sedangkan pada 12 Agustus, terdapat sebuah hasil penelitian yang menunjukkan jika sejak akhir Mei, virus Corona versi mutasi yang sebelumnya ada di Eropa, kini sudah merambah ke Jepang. Sebagian besar pasien yang dikonfirmasi positif di Jepang diyakini sudah terinfeksi oleh virus karena mutasi tersebut.

Tim Genomik Bahkan mengidentifikasi terdapat 73 jenis virus corona di Odisha, India, dan telah melakukan pelacakan 1.536 sampel, termasuk dengan 752 sampel klinis. Konsekuensi dari virus mutasi ini belum jelas.

Kini strain D416G menjadi mutasi virus Corona baru yang dominan di dalam pandemi Covid-19. Strain ini ada hingga 70% pada sekitar 50000 genom virus singgah pada database mutasi SARS-CoV-2.

Pada umumnya strain D416G ini sitemukan di Amerika Serikat dan Eropa, tetapi kini kehadirannya meningkat di Asia sejak Maret 2020.

Lalu apakah virus ini sudah ditemukan di Indonesia?

Hingga saat ini belum ditemukan virus tersebut di Indonesia, tetapi belum bisa dipastikan apakah strain D416G memang tidak ada di Indonesia.

Mutasi sendiri merupakan bagian dari siklus hidup virus, tetapi jarang mengancam saat terjadi pandemi seperti sekarang. Di beberapa kasus, mutasi bisa berujung asa berkurangnya penularan dan penyebaran serta bisa membuat virus menjadi netral.

Sejauh ini virus Corona bermutasi dengan sangat lambat. Alasan utamanya adalah karena imunitas pada virus ini masih rendah pada infeksi dan belum tersedia vaksin. Tetapi belum jelas juga bagaimana dampak strain D416G pada lingkup sosial. Masih membutuhkan studi yang lebih lanjut perihal mutasi terbaru Virus Corona penyebab Covid-19 ini.

Kalau Strain membentuk strain baru lebih dari 20% mutasi genetik, maka besar kemungkinannya vaksin yang dibuat kini tidak efektif. Namun, bisa juga kalau mutasi ini tidak akan mengurangi kemanjuran obat atau vaksin.

Selain itu terdapat sebuah studi yang menyatakan kalau ada mutasi Virus Corona yang membuat virus SARS-CoV-2 menjadi lebih mudah untuk dinetralisasi. Terdapat indikasi yang menyebutkan kalau mutasi ini bahkan bisa membuat virus menjadi lebih jinak dan efek menimbulkan penyakit menjadi lebih rendah.

Semoga pengembangan vaksin yang tengah dilakukan saat ini tetap bisa berguna agar kita dapat kembali seperti sedia kala.

Penembakan Seorang Pengusaha Pelayaran

Kamis (13/8/2020) kemarin, tepatnya di Ruko Gading Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara, seorang pengusaha bidang pelayaran, Sugianto (51), tewas tertembak. Pelaku penembakan berhasil lari dengan cara melompat pagar dan dibonceng oleh temannya yang sudah menunggu dengan menggunakan sepeda motor.

Kejadian naas ini terjadi saat Sugianto hendak pulang ke rumahnya, saat itu ia baru saja pulang dari kantor. Ia berniat untuk makan siang di rumah karena rumah dan kantornya memang sangat dekat. Tetapi belum jauh ia melangkah, tiba – tiba Sugianto diacungkan senjata api dan ditembak setidaknya 4 kali. Karena kejadian itu, Sugianto langsung tewas di tempat.

Korban menerima luka tembak pada bagian punggung dan di bagian kepala. Setelah itu ia tergeletak di depan salah satu ruko di sana.

Barang bukti yang ditemukan adalah selongsong peluru yang mengenai belakang kepala korban dan CCTV yang terpasang di ruko.

Pada CCTV tersebut, tampak pelaku mengenakan pakaian hitam dan mengenakan masker serta topi. Sebelumnya tampak kalau sang pelaku sudah mengincar untuk Sugianto. Terlihat dari cara ia dengan santai berjalan menuju Sugianto. Ketika korban sudah melewati dirinya, ia langsung menodongkan senjata dan menembak korban.

Masih diduga kalau pelaku penembakan itu berjumlah dua orang dan mereka saling membagi tugas. Satu yang melakukan eksekusi, dan satu lagi yang menunggu di sepeda motor. Hasil penyelidikan sementara mengatakan pelaku berboncengan menggunakan sepeda motor.

Warga sekitar tempat kejadian mengaku mendengar suara seperti tembakan dari lokasi kejadian. Salah satu yang mendengar letusan senjata tajam itu adalah Tini (42), seorang pemilik warung kopi yang berada di dekat lokasi.

Ia mengaku kalau mendengar suara tersebut ketika sedang melayani pembeli. Setelah terdengar suara tembakan, ia lalu melihat para warga yang mulai berlarian menuju ke tempat lokasi kejadian. Tak lama setelahnya, Tini melihat polisi datang ke lokasi. Lalu polisi melakukan pemeriksaan awal di tempat kejadian.

Polisi yang datang mencoba untuk menutupi jasad korban dengan menggunakan kardus dan koran dan menunggu ambulans untuk membawa jasad ke Rumah Sakit. Selain itu polisi juga memasang garis polisi pada kawasan ruko itu saat mereka memeriksa jasad korban. Selain memeriksa lokasi, polisi terus mengumpulkan saksi – saksi terkait untuk dimintai keterangan.

Jasad yang berada di keranda lalu dibawa ke Ruang Forensik RS Polri sekitar pukul 15.30 WIB dengan menggunakan mobil ambulans dan ditemani oleh sejumlah keluarga. Ketika berada di ruang otopsi, tim forensik memberikan waktu untuk keluarga melihat langsung keadaan jenazah.

Pihak keluarga sendiri enggan untuk memberikan keterangan kepada para awak media karena mereka masih sangat terguncang mengenai peristiwa yang baru saja terjadi ini. Kasus ini sekarang tengah ditangani oleh Polres Jakarta Utara.

Sukamto, ketua RW 24 Pegangsaan Dua mengatakan kalau Sugianto merupakan sosok yang ramah. Semasa hidupnya, orang yang bernama lengkap Budhi Herdi Sugianto ini selama tinggal di kompleks Royal Gading Mansion, sering bergaul bersama warga dan juga bukan merupakan pribadi yang sombong. Selain itu Sugianto juga kerap kali berkumpul dengan warga untuk sekedar mengobrol.

Aktivitas sehari – hari korban adalah menjalankan usahanya yang berada di Royal Gading Square. Lokasi ruko ini berada di belakang komplek rumahnya yang berada di Royal Gading Mansion itu. Sugianto meninggalkan 1 orang istri dan 3 orang anak.

Ledakan di Lebanon

73 orang tewas, 3.700 terluka, karena dua ledakan besar yang mengguncang Beirut, ibu kota Lebanon. Ledakan ini berlokasi di kawasan pelabuhan dan menebarkan kepanikan bagi warganya. Kepulan asap berwarna oranye tampak setelah ledakan terjadi.

Perdana Menteri Hassan Diab, menyatakan kalau ledakan itu terjadi karena ada pupuk pertanian sebanyak 2.750 ton yang sudah disimpan selama bertahun – tahun dalam gudang tepi laut.

Sebelumnya, Kepala Keamanan Umum Abbas Ibrahim mengatakan kalau pihaknya sedang mengamankan material berdaya ledak tinggi beberapa tahun sebelumnya. Material ini disimpan pada gudang yang lokasinya dekat dengan distrik hiburan malam dan pusat perbelanjaan.

Ledakan yang terjadi bahkan bisa terdengar sampai ke negara tetangga, seperti di Siprus yang jauhnya hingga 240 km. Seorang prajurit mengatakan keadaan sangat kacau dan banyak bergelimpangan. Ambulans terus melakukan evakuasi.

Insiden itu belum pernah dirasakan warga sekitar sebelumnya, itu yang diungkapkan oleh Makrouhie Yerganian, yang sudah tinggal bertahun – tahun di dekat pelabuhan. Bahkan saat Lebanon diguncang perang saudara di tahun 1975 – 1990, ini lebih dirasa parah.

Semua bangunan yang berada di sekitar tempat tinggal Yergian langsung kolaps, dan pamannya yang berusia 91 tahun tewas karena luka. Rumah sakit juga sudah kewalahan menangani pasien virus corona, mereka tidak bisa berkutik saat masuk para korban luka.

Warga juga menuturkan kalau saking hebatnya peristiwa yang terjadi membuat mereka yang berada di sekitar tempat kejadian sampai terhempas kebelakang. Kemudian seorang perempuan yang berada di sekitar pusat kota mengatakan kalau insiden itu seperti gempa bumi dan bisa dikatakan guncangannya lebih besar dari pada pembunuhan PM Rafiq Hariri di tahun 2005.

Palang merah di Lebanon kini tengah menyerukan adanya donasi darah untuk para korban luka. Selain itu dewan keamanan nasional menyatakan kalau Beirut merupakan zona bencana dan menyerukan pada negara sekutu untuk bisa bersedia membantu mereka.

Video ledakan yang terjadi juga sudah tersebar ke media sosial. Menunjukkan betapa mengerikannya ledakan yang terjadi di Lebanon tersebut. Bahkan ledakannya bisa membuat orang – orang terpental karena kedahsyatannya. Di awali dengan asap yang mengepul, lalu kemudian ledakan terjadi. Banyak yang mengatakan ledakan tersebut seperti jamur, seperti bom nuklir yang melanda  Hiroshima dan Nagasaki di tahun 2965.

Belasungkawa langsung disampaikan oleh seluruh dunia pada Lebanon, bahkan musuh besar mereka, Israel, turut memberikan bantuan. Banyak negara – negara lain juga mulai mengirimkan bantuan mereka untuk Lebanon. Tentunya ini diharapkan bisa membantu kondisi mereka.

Dalam kejadian ini seorang warga Indonesia mengalami luka ringan karena ledakan tersebut. WNI tersebut menghubungi KBRI dan dalam kondisi yang stabil serta bisa berkomunikasi dengan baik. KBRI Beirut akan terus melakukan pendampingan sampai WNI tersebut bisa pulih.

Selain itu Duta Besar RI untuk Libya Hajriyanto Thohari, mengatakan kalau WNI itu kini sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit. Berdasarkan pengecekan terakhir, seluruh WNI ada dalam kondisi yang aman dan selamat.

Ia menambahkan kalau KBRI Beirut sudah menyampaikan imbauan melalui grup WhatsApp dan menghimbau WNI untuk melapor jika berada di situasi yang tidak aman.

Selain itu KBRI sudah melakukan komunikasi pada pihak kepolisian dan meminta untuk melaporkan kalau ada update mengenai WNI dan sepakat akan menyampaikan informasi tersebut ke KBRI.

Mari kita doakan bersama agar keadaan segera membaik dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.